Techno Blog - Slide 1

Thinking With Technology.

Thecno Blog - Slide 2

Thinking With Technology.

Thecno Blog - Slide 3

Thinking With Technology.

Thecno Blog - Slide 4

Thinking With Technology.

Thecno Blog - Slide 5

Thinking With Technology.

Tampilkan postingan dengan label Komputer. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Komputer. Tampilkan semua postingan

Minggu, 22 Januari 2012

Menemukan USB Drive Yang Hilang di Windows XP

          Anda pernah menancapkan USB Drive atau HDD Eksternal ke PC dan ternyata Anda tidak bisa melihatnya di My Computer?. Tidak perlu bingung saat ini terjadi karena bukan perangkat Drive Anda yang rusak hanya sistem pembacaan drive saja yang perlu diperbaiki.
          Ini bisa dikarenakan Windows telah meruba nama drive Anda tanpa ijin administrator, dan ternyata nama itu sudah digunakan. Ini bisa terjadi jika Anda punya beberapa card reader atau HDD Eksternal tertancap di PC dalam waktu bersamaan. Ini juga bisa terjadi jika Anda mapping drive atau jaringan dan muncul sebagai virtual drive. Berikut cara mengatasinya:
  1. Untuk menemukan itu Anda harus rename drive tertentu, klik kaan pada My Computer dan pilih Manage.
  2. Dari Computer Management pilih Disk Management.
  3. Pada dialog yang sama, Anda akan melihat semua drive yang tertancap ke PC. Status Healthy juga akan muncul berikut nama drive.
  4. Dari situ Anda bisa lihat nama dari salah satu USB Drive, klik kanan pada list file dan hasil yang muncul pilih “Change Drive Letters anda Paths”.
  5. Klik pilihan tersebut maka kita bisa mengganti nama drive. Anda mungkin diingatkan untuk Add, setelah itu pilih drive mana yang akan mount.
  6. Pilih drive baru dalam daftar, dan gunakan salah satunya sebagai drive tujuan.
  7. Klik Yes untuk konfirmasi dan Anda akan keluar dari dialog box.
  8. Jika Anda punya fitur autoplay yang aktif, kamu akan melihat pop up dialog autoplay muncul.

Selamat mencoba...

Sabtu, 07 Januari 2012

Maksimalkan RAM Windows 7 64 bit

          Secara teori pada seharusnya sistem Windows 64 bit tidak mempunyai keterbatasan penggunaan RAM hanya pada 4GB saja. Tetapi pada kenyataannya semua tergantung pada versi Windows 7 yang digunakan, dan sistem 64 bit dapat mendukung penggunaan RAM hingga 192GB (Windows 7 Home Premium mendukung 16 GB Max).
          Tetapi jika Anda mengalami permasalahan RAM yang dibatasi Windows hingga 8GB saja, dimana kapasitas RAM tidak terdeteksi secara maksimal. Misalnya Anda memasang RAM 8GB, tetapi yang terbaca 7,49GB, maka Anda akan bertanya, kemana sisa kapasitas RAM?
Dari sebuah sistem operasi memberitahu RAM yang bisa digunakan hanya 7,49GB dari 8GB yang terpasang. Mengapa kasus ini? Mari kita memahami lebih jauh lagi.
Jika Anda pergi ke Task Manager > Performance Tab > Resource Monitor. Tujulah ke bagian memori, Anda akan melihat bagian dari memori Anda yang diberi label “Reserved Hardware” 521MB. Mengapa begitu?
Ini kemungkinan berarti beberapa memori sistem digunakan oleh kartu grafis. Atau kartu grafis mengambil beberapa kapasitas RAM. Ini tergantung berbagai perangkat keras yang dimiliki pada sistem.
           Jika Anda memiliki kartu grafis khusus, maka hal ini seharusnya tidak terjadi, tetapi jika Anda sering melakukan tweak msconfig Anda untuk mengatur “Maximum memory” pada opsi boot, selama proses boot. Sistem Anda akan memaksimalkan dan mengalokasikan sebanyak nilai yang tercantum untuk memori video, meskipun Anda mungkin memiliki kartu grafis khusus.
           Untuk memperbaiki ini, hanya pergi ke msconfig dan hapus centang opsi “memori Maksimum” pada bagian boot Advanced, dan restart komputer Anda.
Setelah Anda restart komputer Anda, pergi ke system preference lagi, dan Anda akan melihat nilai RAM akan sepenuhnya digunakan kembali pada sistem utama. Sekarang sistem Anda telah menggunakan memori sepenuhnya.

Sabtu, 31 Desember 2011

Perbaiki Boot Menu Error pada Windows XP


           Apakah pernah bermasalah dengan XP Boot Menu? Masalah ini muncul karena crash beberapa registry. Dua pilihan muncul dalam boot menu, dan tak satu pun aktif. Hal ini semakin mengganggu ketika Anda harus menunggu untuk masuk boot selama beberapa detik setiap selesai restart. Salah satu pilihan boot menu palsu, dan Anda bingung mana yang aktif.
            Untuk mengatasi ini sebenarnya ada dua cara, Anda bisa menghapus boot menu yang ada, dalam hal ini tentu yang membuat error. Kedua, menonaktifkan boot menu. Jika Anda kurang begitu paham dengan mengutak-atik script, lebih baik memilih opsi kedua. Saya akan memberikan kedua tutorial tersebut.

Menghapus opsi boot menu yang rusak
    Semua opsi boot menu, dari XP tersimpan di file boot.ini, tentunya di dalam root drive yang biasanya berada di drive C. Untuk mengakses itu pertama Anda harus mengatur file agar bisa dibaca lewat command prompt. Masukkan attrib –r boot.ini
  1. Sekarang Anda bisa buka boot.ini lewat notepad dengan cara Klik Start -> Run dan ketik perintah notepad c:\boot.ini
  2. Dalam file ini Anda akan melihat opsi yang sama, yang biasanya Anda lihat di boot menu. Buka notepad dari item default, biasanya menunjuk ke salah satu item dalam daftar.
  3. Jika Anda ingin menghapus item kedua dalam daftar, dan yang pertama diatur sebagai default, Anda hanya dapat menghapus satu baris dari file tersebut. Anda haurs benar-benar menyiapkan cadangan file boot.ini sebelum melakukan perubahan.
  4. Jika yang bermasalah adalah baris pertama yang diatur ke default, tetapi baris kedua adalah salah satu yang bekerja, Anda harus menghapus baris yang bersinggungan dengan sistem operasi, kemudian ubah baris yang cocok dengan file utama. Dalam hal ini, diatur partisi untuk (2) bukan (1) pada baris default.
    Menonaktifkan boot menu

                Demi mengurangi resiko error yang terlalu mendalam dengan edit script secara manual, Anda dapat menonaktifkan boot menu, dan cara ini terbilang jauh lebih aman. Tidak ada alasan untuk menampilkan menu jika Anda hanya membuat satu pilihan, dan tidak ada alasan untuk mengedit file secara manual.

    1. Klik kanan pada My Computer dan pilih Properties, atau sysdm.cpl ketik lewat Start > Run, lalu buka System Properties. Setelah itu klik Advanced > Startup and Recovery > Setting. Maka akan muncul tampilan seperti pada gambar.



    2. Dalam dialog Startup and Recovery, pastikan default sistem operasi yang muncul disitu adalah benar Operating System Anda, dan kemudian hapus centang pada pilihan untuk “Time to display list of operating system”, lalu tutup dialog. Reboot dan masalah Anda akan teratasi.
    3. Cek lagi dialog yang sama, jika ada sesuatu yang kurang, maka Anda bisa edit lagi, inilah tampilan default sebelum ada perubahan.

Selasa, 25 Oktober 2011

Mengetik Sepuluh Jari

              Pertama-tama yang harus diperhatikan waktu mengetik adalah sikap mengetik atau hal yang harus dibiasakan oleh setiap orang yang akan mengetik agar nyaman, yaitu:

A. Sikap Mengetik
1.  Duduklah yang baik di atas kursi dan bersandarlah pada sandaran kursi.
2. Kaki harus menelapak dilantai, salah satu dari kaki agar ke depan (agar nyaman dan santai).
3. Lengan atas agak merapat dengan tubuh.
4. Kepala tegak, tidak terlalu menunduk, diusahakan layar monitor sejajar dengan mata.
5. Keyboard ditempatkan tidak terlalu dekat dan tidak terlalu jauh dari Si pengetik, tempatkanlah keyboard itu dimana pinggir bagian depan keyboard itu berjarak kira-kira 1 cm, jaraknya dari dimana tempat letaknya keyboard tersebut ditaruh.
6. Pada waktu mengetik, lengan atas dan lengan bawah harus tetap tidak bergerak, tombol-tombol keyboard dihentakkan dengan jari yang dilengkungkan.
7. Biasakanlah menghentak tombol tanpa melihat ke papan keyboard sedangkan pandangan harus diarahkan ke naskah yang akan diketik atau sesekali melihat layar monitor (jika mengetik tanpa melihat papan keyboard pertama memang sedikit susah namun lama-kelamaan akan terbiasa dan hafal).
8.Tombol harus dihentak denagan hentakan yang pendek dan kuat.

B. Baris Pangkal Pengetikan
                 Agar dapat meletakkan posisi jari dengan benar, kuasailah dahulu Baris Pangkal Pengetikkan berikut:
A = Jari kelingking                          J = Jari telunjuk kanan
S = Jari manis kiri                           K = Jari tengah kanan
D = Jari tengah kiri                         L = Jari manis kanan
F = Jari telunjuk kiri                        : = Jari kelingking

Untuk SPACE BAR Menggunakan Jempol kanan ataupun kiri.

 
Gambar Posisi Permulaan Jari di Keyboard.

Fungsi masing-masing jari tangan:
                                Tangan Kiri
                                  Tangan Kanan
Jari Kelingking:
Baris Pertama = ‘ dan 1
Baris Kedua = Tab dan Q
Baris Ketiga = Capslock dan A
Baris keempat = Shift kiri dan Z
Baris Kelima = Ctrl dan Windows
Jari Kelingking :
Baris Pertama =  0, -,  =, dan BackSpace
Baris Kedua =  P, [, dan ]
Baris Ketiga =  L, ;, ‘, dan ENTER
Baris keempat =  / dan Shift kanan
Jari Manis :
Baris Pertama = 2
Baris Kedua = W
Baris Ketiga = S
Baris Keempat = X
Jari Manis :
Baris Pertama =  9
Baris Kedua =  O
Baris Ketiga =  L
Baris keempat =  .

Jari Tengah =
Baris Pertama = 3
Baris Kedua = E
Baris Ketiga = D
Baris Keempat = C
Jari Tengah :
Baris Pertama =  8
Baris Kedua =  I
Baris Ketiga =  K
Baris keempat = ,

Jari Telunjuk :
Baris Pertama = 4 dan 5
Baris Kedua = R dan T
Baris Ketiga = F dan G
Baris Keempat = V dan B
Jari Telunjuk :
Baris Pertama =  6 dan 7
Baris Kedua =  Y dan U
Baris Ketiga =  H dan J
Baris keempat =  N dan M

Ibu Jari Kiri = Alt dan SPACE BAR
Ibu Jari Kanan = Alt kanan dan SPACE BAR




Demikian tips Mengetik Sepuluh Jari dari saya, lebih dan kurangnya mohon dimaafkan.
Semoga bermanfaat untuk Anda.